MicroStrategy (MSTR) secara resmi telah beralih dari kebijakan perbendaharaan Bitcoin "jangan pernah menjual" yang telah lama dianut, menandai perubahan signifikan dalam strategi korporat perusahaan. Menurut dokumen SEC baru-baru ini, perusahaan menjual 32 BTC seharga kurang lebih $2,5 juta, dengan harga rata-rata $77.135 per koin.
Meskipun penjualan tersebut mewakili kurang dari 0,004% dari total kepemilikan perusahaan, dampak psikologis terhadap pasar terasa seketika. Langkah ini secara efektif mengakhiri tren akumulasi bertahun-tahun di mana Ketua Eksekutif Michael Saylor dan CEO Phong Le berulang kali menekankan mentalitas "HODL". Menyusul berita tersebut, harga Bitcoin turun sekitar 2,4%, menyentuh level terendah di dekat $70.700, sementara saham MicroStrategy (MSTR) anjlok lebih dari 8,5% untuk diperdagangkan di dekat level terendah dalam 45 hari di angka $144.
Mendanai Dividen dan Menginokulasi Pasar
Faktor pendorong utama di balik penjualan tersebut adalah kebutuhan untuk mendanai distribusi saham preferen perusahaan. Dikenal sebagai Stretch (STRC), produk ini saat ini menawarkan dividen tahunan sebesar 11,5% yang dibayarkan setiap bulan. Dalam panggilan pendapatan tanggal 5 Mei, Michael Saylor telah memberikan sinyal mengenai langkah ini, dengan menyatakan bahwa perusahaan kemungkinan akan menjual sejumlah kecil Bitcoin untuk "menginokulasi pasar" dan menunjukkan bahwa perusahaan dapat melikuidasi aset saat menguntungkan.
Presiden dan CEO MicroStrategy, Phong Le, memperjelas sikap ini lebih lanjut dengan mencatat bahwa Bitcoin akan dijual ketika hal tersebut "menambah nilai Bitcoin per saham." Ini menandakan gaya manajemen perbendaharaan yang lebih aktif, beralih dari narasi kaku "beli dan simpan selamanya" yang mendefinisikan masuknya perusahaan ke dalam ruang kripto pada tahun 2020.
Dana dari penjualan ini secara khusus diperuntukkan bagi distribusi STRC. Produk saham preferen tersebut telah membengkak hingga mencapai kapitalisasi pasar sebesar $10,38 miliar, dan biaya untuk mempertahankan pembayaran hasil tinggi tersebut telah memaksa perusahaan untuk memanfaatkan cadangan digitalnya.
Manuver Keuangan dan Pembelian Kembali Utang
Penjualan Bitcoin tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi keuangan yang lebih luas dan kompleks bagi MicroStrategy. Minggu lalu, perusahaan menggunakan $1,38 miliar—sekitar 61% dari cadangan kas khusus—untuk membeli kembali $1,5 miliar surat utang konversi. Secara bersamaan, perusahaan menerbitkan saham biasa senilai $128 juta untuk memperkuat cadangannya.
Terlepas dari penjualan 32 BTC tersebut, MicroStrategy tetap menjadi pemegang korporasi Bitcoin terbesar di dunia. Kepemilikan saat ini mencapai 843.706 BTC, bernilai sekitar $61 miliar pada harga pasar saat ini. Metrik keuangan utama dari dokumen tersebut meliputi:
- Total Kepemilikan BTC: 843.706 BTC
- Cadangan Kas: ~$900 juta USD
- Tingkat Dividen STRC: imbal hasil tahunan 11,5%
- Performa Saham: Saham MSTR saat ini bertahan di sekitar level support $150.
Reaksi Pasar dan Komentar Ahli
Keputusan untuk menjual memicu gelombang "kepanikan jangka pendek" di kalangan pedagang ritel. COO Altura, Mathew Pinnock, mencatat bahwa dampak langsungnya adalah melemahnya sentimen mengenai keyakinan institusional. Di Myriad dan Polymarket, pedagang pasar prediksi sebelumnya telah menempatkan probabilitas 88% bahwa MicroStrategy tidak akan menjual BTC apa pun pada tahun 2024. Ekspektasi tersebut berubah hampir seketika setelah komentar terbaru Saylor, dengan banyak pihak kini bersiap untuk penjualan yang lebih sering dan lebih kecil untuk menutupi biaya operasional.
Komentator keuangan Jim Cramer juga memberikan pendapat mengenai perkembangan ini, dengan menyatakan bahwa MicroStrategy telah bertindak sebagai "trampolin" bagi harga Bitcoin sejak 2022. Dengan perusahaan yang kini bersedia menjual, Cramer mengindikasikan bahwa beberapa pelaku pasar mungkin perlu mengevaluasi kembali "sikap pro-Bitcoin" jika dukungan institusional yang masif dari MSTR mulai melunak.
Prospek Teknis untuk MSTR dan BTC
Dari perspektif teknis, saham MicroStrategy sedang menguji level support kritis. Setelah mencapai level tertinggi $159 pada hari Jumat, aksi jual menghapus keuntungan tersebut, mengirim saham ke level terendah dalam enam minggu. Indikator teknis seperti Relative Strength Index (RSI) saat ini terbaca di dekat 40, menunjukkan bahwa momentum lebih memihak pada sisi bearish (penurunan) dalam jangka pendek.
Analis pasar menyarankan bahwa jika MSTR gagal mempertahankan support $150, saham tersebut dapat mengalami penurunan lebih lanjut menuju level $135. Sebaliknya, pemulihan ke $166 mungkin terjadi jika pasar menerima fakta bahwa penjualan ini murni bersifat operasional dan bukan indikasi keluar sepenuhnya dari kelas aset tersebut.
Bagi Bitcoin, penurunan ke kisaran $70.000 - $72.000 berfungsi sebagai peringatan bagi mereka yang percaya bahwa raksasa institusional tidak akan pernah mengambil untung. Meskipun 32 BTC hanyalah "setetes air di lautan" bagi MicroStrategy, pematahan tren akumulasi menandai era baru manajemen Bitcoin korporat—di mana aset tersebut diperlakukan sebagai cadangan perbendaharaan fungsional, bukan sebagai piala statis.